Archive

Archive for March, 2009

DIA YANG SELALU ADA UNTUKMU

March 9, 2009 asaria Leave a comment

Tulisan ini saya cuplik dari buku La Tahzan karya Dr. ‘Aidh Al Qarni. Judul di atas yang saya beri untuk syair karya Ali ibn Maqlah berikut, adalah ide saya sendiri. Semoga bermanfaat.

Jika hati telah diliputi rasa putus asa,
Dan hati yang lapang telah menjadi sesak.
Kala ujian dan cobaan telah menjalar,
Dan di dalam hati telah berdiam semua bencana.
Engkau tahu harus ke mana mengusir kesulitan
Dan tidak pula bermanfaat usaha orang-orang pintar.
Saat itulah dating bantuan untuk putus asamu,
Dari Rabb yang Maha Pemberi dan Maha Dekat.
Semua peristiwa walaupun telah memuncak,
Akan bersambung dan akan ada jalan keluar dalam waktu dekat.

Categories: Inspirasi

ANDA MAU BANTU?

March 1, 2009 asaria Leave a comment

Di depan SD Kreo, di jalan Ciledug Raya ada seorang Bapak yang berprofesi sebagai pengemis. Bapak ini butuh bantuan kita semua, terutama untuk menghilangkan benjolan-benjolan yang mungkin adalah tumor disekujur tubuhnya. Bagi Anda yang sering lewat Kreo, mungkin hafal dengan Bapak ini. Perawakannya kecil, kulitnya sawo matang, dan yang paling mencolok banyak benjolan di sekujur tubuhnya. Sayangnya, tak seorang pun yang peduli dengan kondisi beliau. Apa Anda mau bantu?

Terima kasih.

Categories: I Care!

Koneksi Internet dengan GPRS vs Broadband

March 1, 2009 asaria 4 comments

Yuhuuuu.. asik asik… nyambung juga saya ke dunia maya.

Setelah selama ini menjadi pelanggan setia GPRS, akhirnya saya bertekuk lutut juga dengan teknologi broadband. Alasannya, apalagi kalau bukan lebih ekonomis. Coba ya dihitung-hitung, selama ini saya adalah pengguna setia Telkomsel. Meski banyak yang menyarankan memakai IM3 untuk berselancar di HP, saya masih setia dengan Telkomsel yang mematok Rp. 5,-/kB. Bandingkan dengan IM3 yang hanya Rp. 1,-/kB. Alasannya, saya emoh gonta-ganti SIM card.   

Lalu, muncul ‘gosip’ teknologi broadband yang saya  dapat dari rekan kerja. Katanya sih lebih murah dan unlimited lagi. Wow, oke juga tuh. Cukup modal seratus ribuan ceunah (ini bahasa Sunda, yang berarti katanya). Hm, ulik punya ulik saya disarankan Indosat Broadband, IM2 kalo gak salah. Saya clingak clinguk nyari info, rata-rata keluhan. Terus saya coba bandingkan dengan Telkomsel Broadband yang dilabeli Flash. Masih sama, info yang saya dapat tentang Flash rata-rata keluhan. Adalagi sahabat yang menawari saya dengan SMART. Cukup bayar 330 ribu buat beli HP dan gratis 6 bulan access, begitu promosinya.

Bingung. Saya tak kunjung mengambil keputusan. Di lain sisi, internet menjadi tuntutan. Daripada bingung, saya tetap setia dengan GPRS. Tahukah Anda apa yang saya lakukan hari ini? Akhirnya saya berpaling juga ke teknologi broadband. Karena emoh ganti kartu, saya memilih Telkomsel Flash. Dan karena masih emoh berpaling ke Kartu Halo, saya memilih Paket Volume-Based yang Prabayar. Untung HP saya bisa berfungsi sebagai modem, jadi gak repot dan bisa berselancar dimana saja.

Setelah memilih koneksi  Telkomsel Broadband dari PC Suite, saya pun mencoba masuk ke dunia maya. Dan tahukah Anda? Satu-satunya page yang bisa saya buka, hanyalah page Telkomsel Flash semata! Sial. Padahal di PC Suite saya sudah ada koneksi. Pasti ada setting yang salah.

flash-speed1

Apa cara? Saya coba bertanya ke rekan yang juga pernah memakai Flash. Bukannya makin cerah, saya malah makin bingung. Pokoknya yang saya ingat dia bilang, pakai dial-up. Coba cek diproperties koneksinya. Ganti dari APN ke internet. Alah makjang. Gak ngerti awak ni. Gaptek nih.

Lalu apa cara? Ulik punya ulik. Saya coba cek setting internet connection. Oalah, itu loh di internet connection saya server type-nya PPP, sedangkan di properties yang saya pakai IP. Ya udah saya ganti deh setting PDP saya ke PPP. Terus, saya tambahkan di identification user name dan password. Buat jaga-jaga saya tambahkan APN.

flash-pdp

flash-setting

 Terakhir, saya reconnect ke internet. Hasilnya..? Viola, tulisan ini saya post menggunakan Flash. Terserah ada yang mengeluhkan Flash atau teknologi sejenis. So far, saya enjoy aja tuh memakainya dan dibandingkan dengan kawan lama saya, Si GPRS, pakai Flash jauh lebih hemat.

Note:

SAYA BUKAN KARYAWAN TELKOMSEL, hanya pelanggan yang sangat malas sekali mengganti nomor HP saya ke provider lain.