Home > Technology, Tips & Tricks > Koneksi Internet dengan GPRS vs Broadband

Koneksi Internet dengan GPRS vs Broadband

Yuhuuuu.. asik asik… nyambung juga saya ke dunia maya.

Setelah selama ini menjadi pelanggan setia GPRS, akhirnya saya bertekuk lutut juga dengan teknologi broadband. Alasannya, apalagi kalau bukan lebih ekonomis. Coba ya dihitung-hitung, selama ini saya adalah pengguna setia Telkomsel. Meski banyak yang menyarankan memakai IM3 untuk berselancar di HP, saya masih setia dengan Telkomsel yang mematok Rp. 5,-/kB. Bandingkan dengan IM3 yang hanya Rp. 1,-/kB. Alasannya, saya emoh gonta-ganti SIM card.   

Lalu, muncul ‘gosip’ teknologi broadband yang saya  dapat dari rekan kerja. Katanya sih lebih murah dan unlimited lagi. Wow, oke juga tuh. Cukup modal seratus ribuan ceunah (ini bahasa Sunda, yang berarti katanya). Hm, ulik punya ulik saya disarankan Indosat Broadband, IM2 kalo gak salah. Saya clingak clinguk nyari info, rata-rata keluhan. Terus saya coba bandingkan dengan Telkomsel Broadband yang dilabeli Flash. Masih sama, info yang saya dapat tentang Flash rata-rata keluhan. Adalagi sahabat yang menawari saya dengan SMART. Cukup bayar 330 ribu buat beli HP dan gratis 6 bulan access, begitu promosinya.

Bingung. Saya tak kunjung mengambil keputusan. Di lain sisi, internet menjadi tuntutan. Daripada bingung, saya tetap setia dengan GPRS. Tahukah Anda apa yang saya lakukan hari ini? Akhirnya saya berpaling juga ke teknologi broadband. Karena emoh ganti kartu, saya memilih Telkomsel Flash. Dan karena masih emoh berpaling ke Kartu Halo, saya memilih Paket Volume-Based yang Prabayar. Untung HP saya bisa berfungsi sebagai modem, jadi gak repot dan bisa berselancar dimana saja.

Setelah memilih koneksi  Telkomsel Broadband dari PC Suite, saya pun mencoba masuk ke dunia maya. Dan tahukah Anda? Satu-satunya page yang bisa saya buka, hanyalah page Telkomsel Flash semata! Sial. Padahal di PC Suite saya sudah ada koneksi. Pasti ada setting yang salah.

flash-speed1

Apa cara? Saya coba bertanya ke rekan yang juga pernah memakai Flash. Bukannya makin cerah, saya malah makin bingung. Pokoknya yang saya ingat dia bilang, pakai dial-up. Coba cek diproperties koneksinya. Ganti dari APN ke internet. Alah makjang. Gak ngerti awak ni. Gaptek nih.

Lalu apa cara? Ulik punya ulik. Saya coba cek setting internet connection. Oalah, itu loh di internet connection saya server type-nya PPP, sedangkan di properties yang saya pakai IP. Ya udah saya ganti deh setting PDP saya ke PPP. Terus, saya tambahkan di identification user name dan password. Buat jaga-jaga saya tambahkan APN.

flash-pdp

flash-setting

 Terakhir, saya reconnect ke internet. Hasilnya..? Viola, tulisan ini saya post menggunakan Flash. Terserah ada yang mengeluhkan Flash atau teknologi sejenis. So far, saya enjoy aja tuh memakainya dan dibandingkan dengan kawan lama saya, Si GPRS, pakai Flash jauh lebih hemat.

Note:

SAYA BUKAN KARYAWAN TELKOMSEL, hanya pelanggan yang sangat malas sekali mengganti nomor HP saya ke provider lain.

  1. March 1, 2009 at 11:42 pm | #1

    Yups…sama dunks klo gitu pake Flash juga..he…he… pernah sih pake Indosat M2 tapi… di kotaku jaringan GPRS M2 lelet banget, akhirnya balik lagi ke T-Flash dech…

  2. August 9, 2009 at 2:53 pm | #2

    aku jg pake Telkomsel Flash, murah and lancar. wuzz…!

  3. asaria
    September 28, 2009 at 8:28 pm | #3

    Pake SMART juga lumayan nyaman loh… walaupun belum ’sekelas’ Flash.

  4. setio
    October 23, 2009 at 10:15 am | #4

    suwuuuuuuuuuuuuuuuunnn bug…

  1. September 28, 2009 at 8:21 pm | #1