Home > Inspirasi > Demi Bunda

Demi Bunda

Hidup adalah pilihan. Dan sosok yang akan saya ceritakan tahu betul maknanya.

Seseorang yang saya kenal dengan sangat baik, seringkali berkecil hati dan menghibur diri setiapkali mendengar teman-temannya yang sekarang berada di negeri orang. Hatinya perih. Dia acapkali berujar, aku seharusnya juga bisa ada di sana. Sesuai cita-citanya sejak kecil dulu.

Sosok ini harus mengubur keinginannya dalam-dalam demi Sang Bunda yang tak pernah mengizinkannya pergi jauh. Wajar memang, kepergian Sang Ayah saat dirinya masih smp membuat ritme kehidupan keluarganya berubah. Anak laki-laki satu-satunya di keluarga itu, yang diharapkan bisa menjadi kepala keluarga ternyata tak bisa diandalkan sama sekali. Alih-alih menjadi sosok andalan, kakak lelakinya malah menjadi tambahan tanggungan keluarga. Belum juga bisa menafkahi sang bunda, kakak lelakinya malah memutuskan menikah.

Setelah lulus, sosok terdekat dalam hidup saya ini, akhirnya memutuskan untuk bekerja di Jakarta, kota yang tak pernah disukainya dan harus mengubur jauh-jauh keinginannya untuk berburu beasiswa S2 di negeri orang. Bagaimana lagi, jika tidak begitu siapa yang akan menjaga sang bunda? Dia memutuskan tinggal jauh dari kantor, agar bisa tinggal bersama bundanya. Memilih mengontrak di dekat rumah tantenya, agar ada yang bisa membantu menjaga bunda kalau dia harus tugas ke luar kota.

Dia acapkali menghibur dirinya dengan, ‘ini sudah pilihan saya, saya harus belajar ikhlas, kalau tidak siapa lagi yang akan menjaga bunda? Kami hanya dua bersaudara. Meskipun sedih, semoga Dia punya rencana yang lebih baik untuk saya.’

Semoga ada nilai baik yang diambil dari cerita ìni.

Categories: Inspirasi
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.