The Drop Out Billionaire: Menjual Ide ala Mark Zuckerberg
Judul:
The Drop Out Billionaire: Menjual Ide ala Mark Zuckerberg
Penulis:
Ricardo Hermawan
Penerbit:
Best Publisher
Harga:
Rp 35.000,-
Dari judulnya, tentu sudah bisa diduga buku ini membahas tentang apa dan siapa. Yup, apalagi kalau bukan tentang fenomena Facebook dan the man behind it, Mark Zuckerberg. Apa yang membuat Mark tercetus untuk menciptakan Facebook, bagaimana lika liku hingga Facebook lahir, siapa Mark, and many more.
Saya membeli buku ini karena ingin tahu lebih detail tentang the man behind facebook yang bertanggal lahir sama dengan saya. Sayangnya, buku ini di bawah ekspektasi saya, agak mengecewakan. Di bagian awal buku Ricardo (penulis) membeberkan beberapa fakta tentang Mark yang rasanya bagi saya kok terlalu banyak membahas sisi baiknya ya? Meski, sepertinya si penulis berusaha menyeimbangkan dengan beberapa pro kontra terhadap Mark, misalnya Mark dianggap mencuri ide beberapa rekan dan seniornya di Harvard. Tapi, rasanya kurang berimbang. Belum lagi fakta-fakta yang diulang beberapa kali. Contohnya saja, fakta tentang Twitter yang memungkinkan para anggotanya untuk mengirimkan pesan teks 140 karakter ke jaringan teman masing-masing. Selain itu, jika ingatan Anda kuat, pasti saat membaca buku ini Anda akan menemukan 2 foto yang dipajang 2 kali meski di halaman yang berbeda dan terkadang foto yang dipakai kok ada yang gak nyambung ya dengan deskripsi tulisannya? Menurut ilmu yang saya tahu, foto/gambar dipakai untuk memperkuat penjelasan, bukan?
Pokoknya banyaklah, kurangnya buku ini di mata saya. Saya malah menduga, jangan-jangan ini buku pertama si penulis. Dari gaya bahasanya, saya menduga penulis buku ini berumur sekitar 20-an. Buku ini juga kurang ‘well-edited’. Coba saja Anda baca, beberapa kalimat ada tidak nyambung. Misalkan, lagi membahas tentang suasana kerja di Facebook yang bebas, tidak seperti kantor lainnya yang cenderung formal dan kaku, eh tiba-tiba penulisnya malah membahas panjang lebar tulisan Komaruddin Hidayat tentang Work is where you play. Loh loh, hallo… kok topik pembahasannya jadi melenceng jauh yah? Jadi teringat waktu menulis tugas akhir/skripsi dulu, tulisannya sengaja dibuat panjang hanya agar tulisan tampak banyak dan buku tugas akhirnya jadi lebih tebal.
. Semoga prediksi saya salah tentang yang satu ini.
Anyway, seberapapun minusnya buku ini di mata saya, saya tetap angkat topi untuk penulis yang nekat mengajukan tulisannya untuk dicetak. Untuk yang satu ini, Anda selangkah di depan saya. Untuk penerbit, coba dong lain kali lebih jeli dalam mengedit tulisan yang akan dijadikan buku.
Finally, saya tidak merekomendasikan Anda untuk membeli buku ini. Kalau Anda masih penasaran akan kebenaran point-point yang saya jelaskan di atas, ya coba saja beli bukunya, baca, dan bandingkan sendiri.


COMMENTs