Archive

Author Archive

INSERT TABLE DI WP POST

October 28, 2009 asaria Leave a comment

Ingat tulisan saya tentang belajar HTML?

Saya jadi ingin tahu, sejauh apa saya bisa kutak kutik HTML dan menyisipkannya di blog saya. Ini hasilnya:

WP Table

Code yang saya pakai, hasil contekan dari W3schools. Semua yang bisa dan lagi belajar bikin web pasti kenal W3. Code listnya cukup begini aja kok:

<table border="1">
<tr>
<td>Transmit </td>
<td>[01][03][00][88][00][0A][45][E7]</td>
</tr>

<tr>
<td>Receive</td>
<td>[01][03][14][00][00][00][00][00][00][00][26][00][00][00][00][00][00][00][00][00][00][00][00][D5][C1]</td>
</tr>
</table>

Wanna try?

MODBUS RTU OVERVIEW

October 26, 2009 asaria Leave a comment

Modbus adalah teknologi lama yang dikembangkan oleh Modicon pada 1979. Modbus merupakan salah satu protokol yang memungkinkan beberapa sistem berbeda saling berkomunikasi satu sama lain.

Berdasarkan media transfernya, Modbus dikategorikan ke dalam Modbus serial (RS232/485) dan Modbus Ethernet (TCP/IP). Jika dirujuk dari bentuk datanya, Modbus dibagi ke dalam Modbus RTU (serial) dan Modbus ASCII. Pada Modbus serial digunakan istilah Master/Slave sedangkan Modbus Ethernet biasanya memakai terminologi Server/Client.

Modbus RTU

Pada gambar di bawah dapat dilihat bagaimana dua sistem yang berbeda (Master & Slave) berkomunikasi menggunakan Modbus RTU, misal pada PLC A dan B dengan brand yang berbeda. Master (sistem utama, PLC A) melakukan request ke slave (PLC B) untuk mengirimkan data dengan parameter tertentu (slave ID, function code, data size, address, dll). Setelah request diterima, PLC slave akan merespon dengan mengirimkan reply berupa data yang diinginkan oleh Master.

MODBUS RTU Diagram

MODBUS RTU Diagram

Contoh struktur pesan yang dikirimkan saat transaksi:

Transmit [01][03][00][88][00][0A][45][E7]
Receive [01][03][14][00][00][00][00][00][00][00][26][00][00][00][00][00][00][00][00][00][00][00][00][D5][C1]

Artinya, master me-request kepada sistem dengan slave/station id [01] untuk mengirimkan data berupa holding register [03], dimulai dari address ke 137 (konversi dari hexa [00][88]+1) dengan lebar data 10 ([00][0A]). Kode [45][E7] adalah error check.

Lalu, slave dengan id [01] merespon dengan mengirimkan data holding register [03] sebanyak 20 data ([14]), yang masing-masing nilainya adalah 0 ([00][00],[00][00],[00][00]) untuk address 137 hingga 139, 38 ([00][26]) untuk data ke 140 dan 0 untuk data selanjutnya. Sedangkan [D5][C1] adalah error check value.

Karena data yang diterima oleh master berbentuk word (16 bit), maka biasanya dibutuhkan lagi blok konversi dari word ke tipe data lain (real, boolean, integer, dll) sebelum data tersebut digunakan.

Selain holding register (function code = 03 [3xxxx]), terdapat 3 tipe variabel lainnya, yaitu:

  • [0xxxx] Coil/Output (digital data),
  • [1xxxx] Status (digital data), dan
  • [2xxxx] Input register (analog data).

Function code menunjukkan tipe variabel dari data yang di-request/dikirimkan. Function code-function code yang umum digunakan:

Code Description
01 Read coil status
02 Read input status
03 Read holding registers
04 Read input registers
05 Force single coil
06 Preset single register
07 Read exception status
15 Force multiple coils
16 Preset multiple registers
17 Report slave ID

Referensi:
1. Modbus Overview
2. Modbus RTU Overview

The Drop Out Billionaire: Menjual Ide ala Mark Zuckerberg

October 8, 2009 asaria Leave a comment



Detail Buku

Judul:
The Drop Out Billionaire: Menjual Ide ala Mark Zuckerberg
Penulis:
Ricardo Hermawan
Penerbit:
Best Publisher
Harga:
Rp 35.000,-

Dari judulnya, tentu sudah bisa diduga buku ini membahas tentang apa dan siapa. Yup, apalagi kalau bukan tentang fenomena Facebook dan the man behind it, Mark Zuckerberg. Apa yang membuat Mark tercetus untuk menciptakan Facebook, bagaimana lika liku hingga Facebook lahir, siapa Mark, and many more.

Saya membeli buku ini karena ingin tahu lebih detail tentang the man behind facebook yang bertanggal lahir sama dengan saya. Sayangnya, buku ini di bawah ekspektasi saya, agak mengecewakan. Di bagian awal buku Ricardo (penulis) membeberkan beberapa fakta tentang Mark yang rasanya bagi saya kok terlalu banyak membahas sisi baiknya ya? Meski, sepertinya si penulis berusaha menyeimbangkan dengan beberapa pro kontra terhadap Mark, misalnya Mark dianggap mencuri ide beberapa rekan dan seniornya di Harvard. Tapi, rasanya kurang berimbang. Belum lagi fakta-fakta yang diulang beberapa kali. Contohnya saja, fakta tentang Twitter yang memungkinkan para anggotanya untuk mengirimkan pesan teks 140 karakter ke jaringan teman masing-masing. Selain itu, jika ingatan Anda kuat, pasti saat membaca buku ini Anda akan menemukan 2 foto yang dipajang 2 kali meski di halaman yang berbeda dan terkadang foto yang dipakai kok ada yang gak nyambung ya dengan deskripsi tulisannya? Menurut ilmu yang saya tahu, foto/gambar dipakai untuk memperkuat penjelasan, bukan?

Pokoknya banyaklah, kurangnya buku ini di mata saya. Saya malah menduga, jangan-jangan ini buku pertama si penulis. Dari gaya bahasanya, saya menduga penulis buku ini berumur sekitar 20-an. Buku ini juga kurang ‘well-edited’. Coba saja Anda baca, beberapa kalimat ada tidak nyambung. Misalkan, lagi membahas tentang suasana kerja di Facebook yang bebas, tidak seperti kantor lainnya yang cenderung formal dan kaku, eh tiba-tiba penulisnya malah membahas panjang lebar tulisan Komaruddin Hidayat tentang Work is where you play. Loh loh, hallo… kok topik pembahasannya jadi melenceng jauh yah? Jadi teringat waktu menulis tugas akhir/skripsi dulu, tulisannya sengaja dibuat panjang hanya agar tulisan tampak banyak dan buku tugas akhirnya jadi lebih tebal. :D . Semoga prediksi saya salah tentang yang satu ini.

Anyway, seberapapun minusnya buku ini di mata saya, saya tetap angkat topi untuk penulis yang nekat mengajukan tulisannya untuk dicetak. Untuk yang satu ini, Anda selangkah di depan saya. Untuk penerbit, coba dong lain kali lebih jeli dalam mengedit tulisan yang akan dijadikan buku.

Finally, saya tidak merekomendasikan Anda untuk membeli buku ini. Kalau Anda masih penasaran akan kebenaran point-point yang saya jelaskan di atas, ya coba saja beli bukunya, baca, dan bandingkan sendiri.