.asaria

Travel. Event. Souvenir.

Lovely BALI

leave a comment »

Bali memang tak ada habisnya kalau dibahas. Dari ujung Utara sampai Selatan, Timur ke Barat, semua ada. Sekali mampir ke Bali tidak akan pernah cukup untuk menjelajahi semua tempat wisata. Berkali-kali mampir ke Bali tak akan pernah ada bosannya. Jangan heran kalau kemudian banyak warna negara asing yang kemudian memilih hidup dan menetap di Pulau Dewata ini.

Kintamani

Menikmati pesona keindahan Danau Batur dengan latar belakang Gunung Batur di bagian Utara Balik yang terkenal dengan pemandangan indahnya. Keelokan pemandangan ini bisa dinikmati dari Lakeview Hotel & Restaurant.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Kintamani

Tampaksiring

Serta sedikit berwisata sejarah ke Istana Tampaksiring di Kabupaten Gianyar yang dulu menjadi tempat peristirahatan  Presiden Soekarno dan tamu-tamu negara.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Istana Tampaksiring

Tanah Lot

Bergerak ke bagian selatan ke arah Tabanan, mampir ke Tanah Lot yang fenomenal dengan pura dikelilingi oleh air laut. Menurut informasi, kalau air sedang surut, biasanya masyarakat dan pengunjung menyeberang dan beribadah di pura ini.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Tanah Lot

Garuda Wisnu Kencana

Teruslah ke Selatan mampir di Garuda Wisnu Kencana Cultural Park Uluwatu. GWK adalah mahakarya seorang pematung asal Bali yang pernah mengenyam pendidikan di Institut Teknologi Bandung, I Nyoman Nuarta. Selain patung, di sini kita juga bisa menikmati potong-potongan bukit segi empat seperti roti tawar dan aneka permainan outdoor.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Garuda Wisnu Kencana

 

 

 

 

Written by asaria

April 30, 2016 at 10:31 pm

Posted in destinasi

Tagged with , , , ,

COUCHSURFING

leave a comment »

cs_promologoorangerevrgb_fullsize

Apabila kita menyenangi suatu aktivitas tertentu adalah wajar kalau kemudian bergabung dengan komunitas penyuka hobi sejenis. Di Indonesia, ada banyak sekali komunitas pencinta kegiatan travelling, mulai dari lokal punya sampai komunitas global cabang lokal. Sebut saja Indobackpacker, Backpacker Indonesia, Backpacker Dunia (dikomandani Mbak Elok M.) sampai Couchsurfing.

Saya pun begitu juga. Di awal-awal menyukai hobi travelling saya bergabung dengan Komunitas Indobackpacker dan Tamasya Indonesia. Saya mulai kenal Indobackpacker dari beberapa buku dan tulisan mengenai backpacker. Sedangkan Tamasya Indonesia diperkenalkan oleh teman seperjalanan yang juga anggota Indobackpacker.

Beberapa kali sempat juga ikut jalan bareng teman-teman Indobackpacker. Kemudian entah kenal dari mana saya pun kenal dengan Backpacker Dunia. Beberapa kali ikut kopi darat komunitas ini, salah satunya di Taman Ismail Marzuki. Dari Backpacker Dunia dan buku Independent Traveller saya kemudian kenal dengan Couchsurfing. Pernah satu kali acara Backpacker Dunia menghadirkan pembicara Chayos Mancayo dan Mas Joi Surya Dharma. Di acara ini Chayos menceritakan pengalamannya berkeliling dunia dengan memanfaatkan keramahan teman-teman di Couchsurfing.

Kemudian saya pun beralih ke Couchsurfing. Menjadi anggota pasif sejak tahun 2010 dan kemudian mulai aktif beberapa tahun terakhir. Finally, I wanna say, sepertinya Couchsurfing pelabuhan terakhir saya. Terlepas dari beberapa pandangan miring tentang gaya bergaul teman-teman traveller yang ‘katanya’ hedon dan bebas, saya enjoy dengan teman-teman Couchsurfing atau yang biasa kita sebut CS.

Namanya juga anggotanya beragam, pastinya tidak semua anggota CS memiliki gaya pergaulan seperti itu. Kami juga banyak melakukan berbagai kegiatan positif seperti belajar IELTS dan TOEFL bersama untuk mendukung teman-teman yang bersemangat mencari beasiswa untuk belajar ke luar negeri.

Couchsurfing melekat dengan imej free couch atau tempat nginap gratis. Meski tidak semua anggota bisa menawarkan. Tapi yang pasti dengan menjadi anggota Courchsurfing rasanya kemanapun kita pergi ‘ada temannya’ atau ada yang bisa disamperin. Jadi, rasa takut ‘sendirian’ di kampung orang agak sedikit berkurang.

Kalau tertarik untuk tahu mengenai Couchsurfing, mari cari informasi di sini. Satu hal yang mesti diingat, apapun komunitasnya, prinsip kehati-hatian selama perjalanan harus tetap diperhatikan.

 

Written by asaria

April 25, 2016 at 9:42 pm

Idul Fitri di SINGAPURA

leave a comment »

Sedikit cerita mengenai pengalaman saya merayakan idul fitri 1436 H (Juli 2015) di Singapura. Saking niatnya, saya sekalian menyengajakan membayar zakat fitrah di Masjid Sultan Kampong Glam.

Berhubung kamera dan memori yang berisi foto-foto selama perjalanan ini hilang, saya upload beberapa foto dari berbagai sumber di internet.

925437_1469088363308945_381694682_n

Selama Ramadhan di Singapura, saya menginap di ABC Hostel yang letaknya tak jauh dari Masjid Sultan. Suasana Ramadhan di sini terasa ‘hidup’. Saat akan sahur masjid membagikan makanan secara gratis dan apabila waktu berbuka tiba halaman depan masjid akan ramai dengan tenda-tenda yang berjualan aneka menu ta’jil. Jangan heran kalau nanti Anda juga akan menemukan lemang dan beberapa menu khas Indonesia atau Melayu di sini.

Lantunan ayat suci yang dibaca Imam masjid saat tarawih bisa membuat air mata meleleh saking menghayatinya. Satu lagi, saat malam takbiran tiba, petugas masjid akan membagikan air minum botolan berlabel Masjid Sultan bagi jamaah yang bertakbiran di masjid.

Nah, biar tambah seru saya menutup perjalanan Ramadhan di Singapura dengan shalat idul fitri di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Chatsword Road 7. Kebiasaan setelah shalat Ied di KBRI Singapura adalah ramah tamah dan bersalaman dengan Bapak Duta Besar dilanjutkan makan bersama dengan menu khas Indonesia. Sempat juga saya ditawarkan mau dikenalkan dengan agen tenaga kerja oleh salah satu pekerja Indonesia yang datang berlebaran di sini.

Tips & Trik

Secara pribadi, saya sangat merekomendasikan ABC Hostel bagi para pelancong dari Indonesia. Selain karena harganya ekonomis, para petugasnya melayani dengan bersahabat dan kekeluargaan. Selain itu, salah dua petugas ABC yang saya kenal adalah orang Indonesia. Dua kali bermalam di sini, saya tidak merasa kecewa dan tidak akan menolak kalau harus menginap di sini lagi dikunjungan berikutnya.

Written by asaria

April 24, 2016 at 10:20 pm

Posted in destinasi

Tagged with , ,

THINGS THAT YOU SHOULD NOT FORGET DURING TRAVELLING

leave a comment »

Universal travel adapter. Even in domestic area like Batam uses a 3-ports plug.

universal-travel-adapter-mygen-1209-08-mygen1

Tissue, dried or wet one. In some countries, let say Singapore, it will be difficult to find a wet toilet. For moslem, like myself, tissue is always a help for clean-up your self.

Plastic or fold-able bag. It is useful to protect your clothes during rainy day, pack your dirty laundries, or to keep the trashes and groceries. I used to bring my yellow Bagoes fold-able bag during my travelling.

layout_custom_r15_c10

Camera. A pocket one is enough, but a SLDR will be an advantage. Make sure your camera is provided with panoramic feature to take a great view along the way.

 

Written by asaria

April 16, 2016 at 5:31 pm

Posted in akomodasi

Tagged with

Magnificent BROMO

leave a comment »

Melanjutkan tulisan Javatrip beberapa tahun lalu. Awal kenekatan untuk memberanikan diri berpetualang ke berbagai tempat di Indonesia dan luar negeri.

Seperti yang umum diketahui, Bromo terletak di perbatasan Probolinggo, Malang, Pasuruan, dan Lawang. Rata-rata para traveller masuk ke Bromo dari daerah Probolinggo.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Biasanya para pelancong yang ke Bromo memburu sunrise di Pananjakan menggunakan jeep atau berjalan kaki dari penginapan. Sekedar informasi, sangat mudah menemukan penginapan murah di bawah Rp. 100.000,- per malam di kawasan Bromo ini. Kalau ingin go show dan mencari penginapan di lokasi, coba mampir ke warung warga sekitar. Di warung kadang ada para guide yang duduk-duduk sambil mencari pelanggan.

bromo 03

Kalau tidak sedang berkabut, pemandangan Bromo sangat indah dan dari Pananjakan kita dapat menikmati penampakan beberapa gunung di sekitar (Tengger, Semeru). Biasanya selepas dari berburu sunrise, para pelancong akan meneruskan perjalanan ke kawah dan Danau Ranukumbolo.

 

Written by asaria

April 16, 2016 at 1:10 am

Posted in destinasi

Tagged with

SOLO

leave a comment »

Sedikit cerita lama tentang jalan-jalan ke kota Solo dengan orang tua. Kebetulan waktu itu (2011) masih ada pentas Wayang Orang. Kalau gak salah, acaranya di Taman Sriwedari Laweyan.

2011-01-01 20.50.53

Rasanya hampir semua orang Indonesia tahu bahwa Solo merupakan salah satu sentra batik seperti halnya Pekalongan dan Yogyakarta. Kalau ingin berburu aneka batik khas Solo atau sekedar mencari tahu bagaimana proses membatik dilakukan, sempatkan bertandang ke Kampung Batik Kauman atau Kampung Batik Laweyan. Surga bagi para pencinta batik Nusantara.

2011-01-01 17.10.23

Jangan lupa juga, sempatkan mampir ke Keraton Surakarta Hadiningrat yang keramat sambil sedikit mencari informasi mengenai kebiasaan dan prosesi di keraton.

Written by asaria

April 15, 2016 at 11:16 pm

Posted in destinasi

Tagged with , , , ,

Sedikit Cerita Mengenai BATAM

leave a comment »

budget-hotel-batam-lovina-inn-batam-centre-luar2

Siapa sih yang take kenal Batam? Pulau yang terletak di antara Kepulauan Riau dan Singapura ini memang sangat terkenal dengan industrialisasinya. Banyak pabrik elektronik, perusahaan galangan kapal, ataupun oil/gas yang bermarkas di sini.

Yup. Posisi Batam memang sangat strategis, boleh dikatakan Batam menjadi akses ke negara-negara Asia lainnya. Banyak para pelancong yang menjadikan Batam sebagai transit untuk menjelajahi Singapura – Malaysia – Thailand – Vietnam – Myanmar – India – Hong Kong dan lainnya.

Jika Anda baru pertama kali ke Batam dan kebingungan mencari penginapan, jangan khawatir. Biasanya sopir taksi seperti SilverCab( akan mengarahkan Anda ke Backpacker Hotel di daerah Batam Center. Per 08 Maret 2016 saya cek rate di penginapan ini seharga Rp. 250.000,- untuk kamar single. Tetapi, setelah saya cek lagi, ternyata dengan menambahkan Rp. 80.000,- saja saya sudah bisa mendapatkan kamar yang lebih luas seukuran apartemen studio dan lebih nyaman di Lovina Inn yang letaknya hanya beberapa blok dari sana.

Kalau senang berkuliner coba arahkan kaki Anda ke daerah Greenland yang letaknya di belakang Sekolah Global Asia. Di belakang Bakery Morning Glory ada sebuah hotel bernuansa hijau Hotel Greenland. Harga kamar singlenya tidak jauh beda dengan Backpacker hotel. Tetapi sayangnya, jika di Backpacker Hotel Anda akan mendapatkan tempat tidur double, di sini dengan harga tersebut Anda hanya mendapatkan tempat tidur berukuran single. Tapi…. kelebihannya sangat mudah mendapatkan aneka sarapan dan makan malam di kawasan ini. Dengan harga yang terjangkau dan cita rasa yang enak-enak. Aneka macam menu ada. Mulai dari menu negara tetangga Singapura, Malaysia, Thailand, India, sampai menu khas lokal seperti makanan Padang dan Aceh. Percaya deh, Anda tidak akan kelaparan di sini.

Untuk transportasi, seperti yang sudah saya info sebelumnya, biasanya warga Batam menggunakan taksi, angkutan umum, atau ojek. Beranikan diri menaiki angkutan umum ke tempat tujuan Anda. Atau kalau memang tidak mau pusing, saya menyarankan menggunakan SilverCab atau BlueBird. SilverCab adalah taksi resmi perpanjangan dari SilverCab Singapura. Buat Anda yang sudah pernah ke Singapura, pasti paham. Selain itu, di sini juga sudah ada TransBatam seperti beberapa kota-kota lain di Indonesia.

IMG_20160410_181512

Alun Alun di daerah Batam Center

Tips & Trik

  1. Sedikit tips dari saya, agar bisa mendapatkan harga yang jauh lebih murah di Lovina Inn (di bawah Rp. 300.000,- termasuk tax) usahakan melakukan booking penginapan via agoda beberapa hari sebelum kedatangan.
  2. Kalau Anda berencana akan tinggal agak lama di Batam, coba dekati pihak Marketing Hotel Greenland (CP. Wika) untuk mendapatkan potongan harga. Ybs pernah menawari saya dan biarpun saya tidak jadi tinggal di sini, tetapi sesuai janji, saya akan rekomendasikan info tsb ke teman-teman traveller lainnya.

 

 

Written by asaria

March 9, 2016 at 10:06 pm

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.